8 Festival Musim Panas yang Unik di Jepang

Memperkenalkan 8 festival unik di seluruh Jepang. Kalahkan panas dan nikmati pemandangan, aroma, suara, dan cita rasa tradisional Jepang di perayaan-perayaan unik ini!

8 Festival Musim Panas yang Unik di Jepang

Kota Tottori, Prefektur Tottori - Jalan Wakasa, Jalan Chizu dan Sendai Kawara Public Sports Grounds

"Shan Shan Matsuri" (Festival Payung)

Jadwal
2016/8/14

Peristiwa ini menampilkan parade tarian yang dilakukan oleh lebih dari 40.000 warga kota dengan menggunakan payung, yang bergerak dari "Tarian Payung Inaba" di bagian timur Prefektur Tottori. Nama 'shan-shan' berasal dari onomatope suara bunyi lonceng dan suara air mendidih (kerap terdengar di sejumlah pemandian air panas di Tottori!) Pemandangan ribuan warna yang cerah dan berputar serta suara lonceng sungguh spektakuler.

Kota Morioka, Prefektur Iwate - Sungai Kitakami (hulu sungai dari Jembatan Meiji, di kedua sisi tepian sungai)

"Morioka Funekko Nagashii"

Jadwal
2016/8/16
"

Funekko Nagashi diadakan di Morioka, ibukota Iwate, merupakan tradisi Obon sejak 280 tahun silam. Perahu kayu yang dihias dengan seksama dengan tulisan nama-nama Budha dari mereka yang telah meninggal baru-baru ini dan mantra Budha, yang kemudian dibakar dan dilepas ke sungai Kitakami. Setelah matahari terbenam para remaja mengikuti kompetisi melempar obor, yang bertujuan menyulut api di dalam keranjang anyaman yang digantung di ketinggian 18 meter. Festival ditutup dengan atraksi kembang api yang brilian.

"

Kota Uwajima, Prefektur Ehime - Jalan Kisaiya dan Ushi-oni

"Uwajima Ushi-oni Matsuri" (Festival Iblis Sapi)

Jadwal
2016/7/22-24

Prefektur Ehime di Shikoku yang tersohor dengan adu sapinya mengadakan festival Iblis Sapi yang sangat unik setiap bulan Juli. Para remaja lokal berparade keliling dengan mengusung kuil portabel berbentuk sapi raksasa yang diselimuti kain merah atau rami palem. Kuil portabel ini terbuat dari bingkai bambu dengan tongkat panjang untuk lehernya, topeng berwajah iblis serta ekor berbentuk pedang. Anak-anak kecil mengiringi parade sambil memainkan suling bambu kecil yang disebut "Bu-yare". Leher iblis sapi yang panjang menjulang hingga rumah-rumah di sekitarnya, dengan tujuan mengusir roh-roh jahat.

Noshiro, Prefektur Akita - persimpangan di Noshiro City Hall, persimpangan di Shonanmachi

"Tenku-no-Fuyajo"

Jadwal
2016/8/3-4

Festival yang namanya memiliki arti "kota tanpa malam di langit" ini menampilkan berbagai lentera berbentuk istana yang diarak berkelling kota dengan iringan permainan suling dan drum taiko tradisional. Tradisi "Tenku-no-Fuyajo" sesungguhnya dimulai pada tahun 1800-an, dan saat ini float-float nya berdasarkan dari foto dan deskripsi dari obyek aslinya. Di 2014 lentera terbesar memiliki ukuran 23,5 meter, dan merupakan yang terbesar di Jepang.

Kuil Numanamae, 1225 Tomoshou-ushiroji, Kota Fukuyama, Prefektur Hiroshima

Festival Api Otebi

Festival Api Otebi
Festival Api Otebi
Jadwal
2016/7/9

Para kaum muda mengangkut obor-obor menyala dalam jumlah besar di punggung mereka untuk membuat api unggun besar di Kuil Nunakuma, sambil menahan panas selama perjalanan jauh dengan gagah berani. Para peziarah kuil lalu menyalakan obor mereka masing-masing dari api suci kemudian membawanya pulang ke rumah, setelahnya mereka berdoa untuk keselamatan keluarganya dan menggunakan obor sebagai penangkal roh jahat. Para relawan remaja mengangkut bahan bakar menyala seberat 150 kilogram di punggung mereka - sungguh sebuah pemandangan yang mengagumkan!

Notojima Kouda-machi, Nanao, Prefektur Ishikawa

Festival Api Notojima Kouda

Festival Api Notojima Kouda
Jadwal
2016/7/30
"

Festival ini merayakan legenda dewa Iyahiko dan dewi Iyahime, yang hanya dapat bertemu setahun sekali. Para pria menggotong kuil portabel dengan 7 kiriko (lentera kertas raksasa dengan tinggi 4 hingga 15 meter) dari Kuil Iyahima ke situs sakral di Sakiyama, di mana api unggun raksasa dinyalakan dengan obor-obor yang dilemparkan. Para warga meramal peruntungan dan memprediksi panen menurut arah obor saat terjatuh.

"

Kuil Sugahara - Nishikawakita, Ebino, Prefektur Miyazaki

"Ushigoe Matsuri" (Festival Sapi Lompat)

Jadwal
2016/7/28

Festival ini diadakan demi mendoakan kesehatan sapi-sapi lokal di akhir musim bertani yang berlimpah. Di dalam lingkungan kuil, sebuah batang kayu berdiameter 25 cm dan tinggi 4 m dipasang di ketinggian 50 cm. Sapi-sapi yang dihias dengan meriah digiring oleh pemiliknya saat melompati batang kayu. "Ushigoe" memiliki arti "sapi melompati", yang juga merupakan homonim dari "sapi gemuk".

Kuil Dewa Sanzan - 7 Tamuke, Tamuke-aza, Haguro-chou, Tsuruoka, Prefektur Yamagata

Festival Hassaku

Festival Hassaku
Jadwal
2016/8/31-9/1
"

Dewa Sanzan merujuk pada tiga gunung suci di Prefektur Yamagata, yang masing-masing memilik sebuah kuil di dekat puncaknya. Ketiga gunung ini awalnya dibuka sebagai pusat religius di tahun 593 oleh pangeran Hachiko. Setiap hassaku (1 Agustus di kalender lunar) pukul 10 malam, setelah para ajudan menyerahkan laporan tahunannya kepada pangeran Hachiko, sebuah altar di depan kuil dinyalakan, yang berfungsi sebagai undangan bagi para dewa untuk memberkati para peziarah dengan kehadiran mereka. Setelah itu, di Sanjin Gasaiden, Festival Tanomo diadakan pada tengah malam, dengan doa-doa yang dipanjatkan agar tanaman padi dapat selamat dari terpaan angin topan.

"

Dilarang memuat ulang tulisan atau gambar pada halaman ini tanpa izin. Jika mengutip konten ini, mohon cantumkan judul laman dengan tautannya.

Kembali ke Rakuten Travel