Kuliner Lokal: Yang Terbaik dari Tokyo

Sepuluh hidangan paling mengggugah selera di Tokyo, sebagaimana ditampilkan di peringkat kuliner lokal dan dipilih oleh para wisatawan.

Kuliner Lokal: Yang Terbaik dari Tokyo
  1. Edomae-zushi (Edo-style Sushi)

    Edomae-zushi (Edo-style Sushi)

    Menempati puncak peringkat adalah Edomae-zushi, yang telah identik dengan makanan Jepang. Meski ada banyak jenis sushi, Edomae-zushi lah yang dikenal akrab oleh seluruh dunia sebagai "SUSHI". Selain menikmati ikan dan hidangan laut segar dari Tokyo Bay, Anda juga bisa menyaksikan koki sushi memperlihatkan keahliannya di berbagai restoran populer dengan atmosfer klasik.

    Persinggahan di sekitar Tokyo

  2. Monjayaki

    Monjayaki

    Peringkat kedua adalah "monjayaki", yang tersedia di sejumlah restoran di pusat kota Tokyo, terutama area Tsukishima--begitu populernya hingga mendapat julukan "Jalan Monja". Monjayaki tampak seperti kerabat okonomiyaki yang aneh--keduanya terbuat dari adonan dan dimasak di atas wajan, tetapi monjayaki memiliki konsistensi cairan yang jauh lebih banyak. Salah satu hal menarik dari monjayaki adalah kita dapat membuatnya sendiri di meja yang dilengkapi dengan wajan--lezat sekaligus menghibur!

    Persinggahan di sekitar Tokyo

  3. Ramen

    Ramen

    Posisi ketiga adalah hidangan Jepang lainnya yang populer--ramen. Bagi banyak restoran ramen yang bersaing satu sama lain di sini, Tokyo merupakan "medan perang". Bagi sebagian besar orang, ramen dipandang sebagai makanan khas dari ibukota Jepang ini, di mana semua jenis ramen berbeda dari seantero Jepang berkumpul. Karena itulah, banyak orang menganggap Tokyo merepresentasikan inovasi yang berkaitan dengan ramen.

    Persinggahan di sekitar Tokyo

  4. Tempura (Hidangan laut dan Sayuran yang dilumuri adonan dan digoreng)

    Tempura (Hidangan laut dan Sayuran yang dilumuri adonan dan digoreng)

    Sebuah hidangan khas lokal di Tokyo, yang juga merupakan makanan Jepang ikonik selain sushi, tempura berada di peringkat 4. Para penggemar tempura tahu bahwa teknik menggoreng di Tokyo berada di tingkat ahli--renyah dan lezat, tetapi tidak berminyak atau basah.

    Persinggahan di sekitar Tokyo

  5. Unaju (Belut Air Tawar dengan Nasi)

    Unaju (Belut Air Tawar dengan Nasi)

    Di peringkat 5 adalah "unaju", yakni hidangan berupa belut air tawar yang dipanggang lalu disajikan di atas nasi dalam sebuah kotak pernis yang menarik. Belut air tawar dianggap sebagai makanan yang memacu stamina di Jepang dan unaju kerap disantap sebagai menu mewah yang disajikan di pesta.

    Persinggahan di sekitar Tokyo

  6. Tendon (Tempura Rice Bowl)

    Tendon (Tempura Rice Bowl)

    Posisi 6 adalah "tendon" yakni tempura yang ditempatkan di atas nasi--sebuah menu yang umum di Jepang. Tetapi di Tokyo, tendon biasanya disantap dengan saus hitam dengan rasa yang kuat yang menjadikannya berbeda dengan lainnya. Rasa manis dan pedasnya sungguh memanjakah lidah.

    Persinggahan di sekitar Tokyo

  7. Soba (Mie Buckwheat)

    Soba (Mie Buckwheat)

    Seperti tendon, mie soba Tokyo yang menempati posisi 7 juga dikenal berkat kaldunya yang kuat dan telah menjadi ciri khas wilayah timur Jepang. Cara yang "unik" bagi warga Tokyo dalam menikmati soba adalah mencelupkan hanya ujung mie ke dalam kaldu, lalu menikmati tekstur dan rasanya dengan "meminum" mie tanpa mengunyahnya terlalu banyak.

    Persinggahan di sekitar Tokyo

  8. Yakitori (Sate Ayam Panggang)

    Yakitori (Sate Ayam Panggang)

    Di posisi 8 adalah yakitori, yang disukai oleh banyak pekerja kantor di Jepang dalam perjalanan bisnis mereka ke Tokyo. Ini utamanya disebabkan ada banyak restoran di Tokyo dengan atmosfer unik untuk menikmati yakitori bersama minuman setelah lelah bekerja seharian.

    Persinggahan di sekitar Tokyo

  9. Dojo Nabe / Yanagawa Nabe (Loach Hotpot)

    Dojo Nabe / Yanagawa Nabe (Loach Hotpot)

    Di peringkat 9 adalah "dojo nabe", yang menggunakan ikan loach, atau "dojo", bahan yang bersaing dengan belut air tawar sebagai makanan pemacu stamina. Yang paling populer adalah versi lokal yang disebut "Yanagawa nabe", yang disajikan dengan telur kocok dan sulit ditemukan di luar Tokyo.

    Persinggahan di sekitar Tokyo

  10. Unagi no Kabayaki (Belut Air Tawar yang dilumuri saus lalu dipanggang)

    Unagi no Kabayaki (Belut Air Tawar yang dilumuri saus lalu dipanggang)

    Posisi 10 adalah "unagi no kabayaki", belut air tawar dibuang tulangnya lalu dibelah menjadi dua sebelum dilumuri dengan kecap manis yang dihasilkan dari ramuan lalu dipanggang. Di Tokyo dan wilayah timur Jepang, belut menjalani proses "penguapan" sebelum dimasak. Karena itulah, banyak orang memuji kabayaki karena kesegaran dan kelezatannya.

    Persinggahan di sekitar Tokyo

*Peringkat ini dihitung berdasarkan survei kuesioner email yang dikirimkan kepada para pengguna Rakuten Travel yang menginap di Tokyo (tidak termasuk warga Tokyo) antara 28 Februari 2014 hingga 28 Februari 2015.

*Periode kuesioner: 26-30 Maret 2015 (Jumlah total suara: 3.088)

Dilarang memuat ulang tulisan atau gambar pada halaman ini tanpa izin. Jika mengutip konten ini, mohon cantumkan judul laman dengan tautannya.